Text
Menyongsong Ombak Laut (Seri Opini)
Chandra motik mempersonifikasi masalah yang dihadapi bangsa saat ini dengan ombak laut. Tulisannya disajikan dalam bahasa yang populer, namun sarat makna dan persoalan. la bertutur tentang peradaban, pelanggaran hukum dan perang. la membedah isi perut bumi, potensi dasar laut bahkan kekejaman zaman, semua dalam opini yang pendek. Ada sisi-sisi yang menarik yang di bidiknya bersumber dari kekuatan insting seorang wanita. Kendati selintas seperti melompat-lompat dalam alurnya, namun secara keseluruhan tulisan memiliki persamaan ingin mencari perbaikan. Tulisannya enak untuk di ikuti.
Dr Nirmala Chandra Motik, SH, MSc-nama lengkapnya-perempuan kelahiran Jakarta, 18 Febuari 1954, istri dari Yusuf Djemat, boleh dikatakan mewakili performa sempurna status seorang wanita; Ibu rumah tangga, pengusaha, profesional, cendekiawan, pendidik bahkan selebriti. Embel-embel lain yang pantas di sandangnya ya, cantik, kaya dan cerdas. Teryata ia masih ikut gelisah melihat keadaan bangsa ini, dan bentu kegelisahan itu ia wujudkan dalam buku ini yang di beri judu Menyongsong Ombak Laut, "Hanya suara-suara ajaiblah yan dapat menentramkan debur ombak laut, katanya
la menjadi bagian dari segelintir ahli hukum laut yang dimilik Indonesia saat ini. Segudang jabatan di dunia maritim d sandangnya, dan termasuk staf ahli bidang maritim Kepala Ste Angkatan Laut. la termasuk perempuan yang di sayangi ofe industri medja, karena la rajin menulis opini di berbagat medik beberapa buku cetak dan nara sumber.
No other version available